Bisnis Rumahan
Bisnis

Menggaet Jenis Bisnis Rumahan Omset Milyaran

Sebelum pandemi berlangsung, faktanya menjalankan bisnis dari rumah sudah banyak diincar. Bahkan, tak sedikit para pengusaha yang gigih menjalankan bisnis rumahan omset milyaran, sehingga menjadi inspirasi bagi kaum muda. Menjalankan bisnis dari rumah sebenarnya bukan hal yang sulit, meskipun tak juga dibilang mudah. Dibutuhkan ketelatenan agar bisnis tersebut langgeng.

Jika mengamati media sosial, banyak sekali akun yang menawarkan peluang bisnis yang bisa dijalankan dari rumah. Tak tanggung-tanggung, promosi tersebut bahkan menyebutkan omset puluhan hingga ratusan juta rupiah per hari. Dengan tawaran menggiurkan tersebut, maka tak heran jika media sosial menjadi salah satu tempat berlangsungnya bisnis yang dijalankan dari rumah.

Alasan Bisnis Di Rumah

Bisnis rumahan merupakan pilihan bagi yang jenuh dengan rutinitas. Namun, menjalankan bisnis dari rumah sebenarnya bukan berarti lepas dari rutinitas, hanya saja tidak ada aturan orang lain untuk cara yang dipilih. Hal tersebut menjadi salah satu alasan kuat beralihnya orang kantoran menjadi berwirausaha, dengan membentuk mindset bisnis rumahan omset milyaran.

1. Keluarga Sama Pentingnya dengan Bisnis

Kebanyakan pegawai resign dari pekerjaan karena alasan keluarga. Alasan ini dipilih, selain memang masuk akal, juga masih menjadi alasan yang kecil kemungkinan untuk ditolak. Bekerja di kantor selama delapan jam kerja, terkadang membuat pegawai berkurang waktunya untuk keluarga. Apalagi jika kantor menghendaki lembur karena akhir bulan atau deadline proyek.

Acara insidental kantor bahkan tak jarang diselenggarakan tanpa kehadiran keluarga pegawai. Alasan-alasan ini kemudian membuat pegawai seolah-olah menomorduakan keluarga. Padahal, ketika seorang pegawai sakit atau terkena musibah, bantuan dari kantor hanyalah formalitas belaka. Keluarga lah yang akan lebih dulu datang untuk membantu dan merawat.

2. Fleksibilitas Waktu dan Tempat Kerja

Menjalankan bisnis di rumah menjadi pilihan juga bagi yang ingin memiliki waktu kerja lebih fleksibel. Meskipun jam kerja diatur secara detail dalam undang-undang, faktanya masih banyak perusahaan yang melakukan pelanggaran jam kerja untuk pegawainya, tanpa memberikan upah lembur. Dengan demikian, pada praktiknya jam kerja pegawai bisa lebih dari 8 jam.

Selain itu, keperluan dinas terkadang mengharuskan seorang pegawai pergi dari satu tempat ke tempat lain. Ditambah lagi, kemungkinan mutasi lokasi kerja yang bisa membuat seorang pegawai semakin jauh dari domisili dan keluarga. Oleh karena itu, menjalankan bisnis di rumah menjadi alasan agar ada waktu dan tempat kerja yang lebih fleksibel.

Jenis Bisnis Rumahan Omset Milyaran

Memilih bisnis rumahan omset milyaran juga tidak membingungkan. Satu hal yang sering menjadi ketakutan adalah orang terpaku pada kata omset. Padahal, omset seharusnya menjadi goals terakhir, setelah menjalankan alasan memilih berbisnis di rumah. Banyak jenis bisnis yang bisa dikerjakan di rumah, dengan penghasilan yang lebih besar dari gaji bulanan.

1. Kuliner

Faktanya bisnis kuliner masih menjadi primadona bisnis rumahan. Sebut saja bisnis olahan pisang ala Kaesang yang masih meraja di pasaran. Pilihan tersebut merupakan salah satu yang bisa menjadi inspirasi untuk memilih bisnis rumahan. Tidak perlu memulai dengan modal besar, karena hal terpenting dari sebuah bisnis adalah jeli melihat kebutuhan pasar dan segera mulai.

Bisnis makanan juga sangat menjamur di berbagai kota. Mulai dari mengemas makanan ala anak kos layaknya ‘Warung Upnormal’ yang awalnya hanya menyajikan mi instan dan roti bakar, hingga ke bisnis untuk menyediakan snack atau hidangan khusus arisan, rapat, atau acara insidental lainnya. Bukan hanya makanan, mengemas minuman sesederhana kopi, jus, atau boba juga menjadi pilihan menyegarkan dengan omset menggiurkan.

2. Pendidikan

Selain sektor kuliner, bidang pendidikan juga tak mau kalah dalam menyajikan jenis bisnis beromset milyaran. Siapa sangka, pandemi akan membawa usaha jasa kursus menjadi melejit karena sekolah tatap muka mulai dibatasi. Batasan tersebut membuat orang tua kewalahan menangani anak-anaknya sendiri yang berpindah belajar dari sekolah ke rumah.

Jasa pendidikan ala ‘I Can Read’ bahkan bukan sekadar menyajikan kursus biasa, lembaga pendidikan Bahasa Inggris ini meraup pasar anak usia dini untuk belajar bahasa asing dengan menyenangkan. Alhasil, bisnis dalam dunia pendidikan ini menjadi pilihan bagi para pengusaha untuk meraup omset yang tak kalah menggiurkan.

3. Fashion

Jualan baju sekarang tidak harus memiliki toko atau outlet distro. Menjalankan bisnis fashion dari rumah juga banyak dipilih, terutama oleh ibu-ibu untuk menambah income bulanan. Baju-baju merupakan barang dagangan yang sangat digemari karena tidak busuk. Selain itu, pola jualannya pun bisa dengan sistem reseller atau dropshipper.

Dengan pola tersebut, pelaku usaha tidak perlu menyimpan stock terlalu banyak di rumah. Pebisnis fashion cukup melakukan sebaran promosi dengan lebih masif, sementara proses pelayanan pembeli mulai dari packing hingga pengiriman, akan di-handle langsung oleh pemilik barang. Sangat simpel dan tetap mendatangkan omset menakjubkan.

4. Camilan Kemasan

Bisnis camilan dalam kemasan pouch, belakangan juga viral sebagai ladang bisnis beromset luar biasa. Banyak pengusaha inspiratif dari berbagai daerah membuka peluang usaha sebagai reseller produk-produk camilannya. Mulai dari jamur crispy, keripik pisang, atau makaroni dalam berbagai varian rasa.

Jika diamati, bisnis camilan ini sebenarnya hanya menjual aspek packaging atau pengemasan ulang produk yang biasa ditemui di pasar. Kemasan yang lebih rapi dan menarik, tentu mendatangkan daya tarik tersendiri bagi konsumen. Alhasil, harga jualnya pun meningkat sehingga omset penjualannya juga ikut melesat.

5. Minimarket Digital

Inovasi teknologi membuat pengusaha minimarket harus turut memutar otak. Menjawab tantangan pasar, konsep minimarket digital menjadi pilihan untuk menjual barang-barang kebutuhan rumah tangga dengan lebih praktis. Memanfaatkan jasa layanan antar dari beberapa aplikasi ternama, belanja di minimarket tak perlu harus beranjak dari rumah.

Tips Berbisnis

Apapun jenis bisnis yang dipilih untuk dijalankan dari rumah, ada hal penting lain sebaiknya menjadi pegangan para pebisnis. Komitmen dan konsistensi dalam menjalankan usaha, menjadi kekuatan yang bisa membuat para pebisnis bertahan di tengah fluktuasi usaha. Selain itu, ada tiga tips penting yang harus dijalankan untuk bisa optimal berwirausaha:

1. Manajemen Waktu

Tampaknya mudah, namun manajemen waktu faktanya membutuhkan kerja keras serta serta komitmen yang tinggi untuk terus melaksanakannya. Menjalankan bisnis dari rumah, artinya seseorang akan bersinggungan dengan waktu-waktu penting di rumah. Oleh karenanya, sangat penting mendiskusikan dengan anggota keluarga lainnya sebelum memutuskan berbisnis dari rumah.

Terdapat empat jenis waktu yang harus diatur dan disepakati bersama. Couple time, yaitu waktu bersama pasangan. Family time atau waktu bersama pasangan dan anak-anak, me time untuk waktu yang dibutuhkan untuk menyegarkan diri, serta work time yang diperlukan untuk fokus mengelola bisnis.

2. Bentuk Tim

Meskipun bekerja di rumah, ada baiknya dibentuk tim agar aktivitas berwirausaha tetap berjalan langgeng. Selebihnya, tidak ada pembeli yang terlewati tidak terlayani karena terlalu hectic. Tim yang dibentuk tidak perlu banyak orang, juga tidak perlu tatap muka. Teknologi sudah memfasilitasi banyak hal untuk bekerja secara online.

Baca artikel berikut tentang Cara Membangun Tim Kerja yang Baik

3. Promosi

Bisnis rumahan juga perlu aspek pemasaran. Lakukan kegiatan promosi dengan manajemen yang baik dan juga rutin, agar bisnis rumahan tetap mendapat tempat di hati pelanggan. Promosi yang santun serta menarik, adalah ujung tombak untuk menarik pelanggan dan meningkatkan omset.

Memilih bekerja sebagai pelaku bisnis rumahan omset milyaran, bukan berarti harus membuka usaha bermodal besar. Banyak hal yang perlu dirintis dari nol, namun diolah dengan komitmen dan konsistensi yang kukuh. Tak sedikit pengusaha yang bangkit dari kebangkrutan, dan hal tersebut bukan tidak mungkin untuk ditiru dan coba dilakukan.

Temukan artikel bermanfaat lainnya seputar Bisnis dan Dunia Usaha di blog https://ombaldan.id

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *